Jumat, 12 Desember 2008

The Power of Dream

Berbicara tentang mimpi, pasti semua orang punya mimpi dan cita-cita. Bahkan ketika kita tanya kepada anak-anak seusia mereka yang duduk di bangku TK, pasti dengan lantang dan tanpa pikir panjang mereka akan segera manjawab “ saya ingin jadi dokter”, yang lain tak mau kalah “saya ingin jadi presiden”, dan lain sebagainya. Namun ketika kita bertanya kepada anak seusia SMA, biasanya mereka enggan untuk menjawabnya, malulah, bingunglah mau jadi apa, atau alasan-alasan lain yang sebenarnya timbul dari rasa kurang percaya diri akan mimpinya. Atau memang mereka tidak tahu mau dibawa kemana hidup mereka nantinya. Kemungkinan yang kedua inilah yang amat bahaya. Jangan sampai hidup kita di dunia ini hanya mengalir begitu saja yang tak tentu arah dan tujuan mau kemana. Kamu punya mimpi? Apa mimpimu?
Ketika kita biarkan hidup kita mengalir begitu saja, bisa jadi suatu saat kita akan mengalami dan berada pada suatu titik kejenuhan. Bosan dengan kehidupan ini. Hanya itu-itu saja. Hingga akhirnya kita semakin kehilangan arah. Tak tahu mau melangkah kemana. Dan bisa jadi pula kita akan lebih memilih untuk diam. Karena memang tak tahu tempat mana yang akan kita tuju. Yang semakin mengenaskan adalah jika kita sadar ketika waktunya sudah terlambat. Usia kita sudah mencapai kepala 5 bahkan lebih. Atau bahkan sebelum kita sadar, kesempatan kita di dunia sudah tidak ada maut sudah menjemput kita. Pernah membayangkan kemungkinan itu?
Anda pasti pernah mendengar tentang kekuatan dari mimpi, the power of dream. Bagaimana hidup kita ini akan lebih bermakna bila kita punya sebuah mimpi yang akan kita wujudkan. Karena kemungkinan untuk mewujudkan mimpi menjadi kenyataan dan menempuh resiko membuat hidup ini menarik. Mereka tidak takut untuk bermimpi dan mendambakan segala sesuatu yang akan mereka wujudkan. Namun tak jarang, banyak diantara kita yang tidak menyadarinya. Mereka tidak menyadari bahwa pada suatu nanti mereka akan mampu melakukan apa yang mereka impikan. Dan takut untuk bermimpi besar. Apalagi budaya yang berkembang di kalangan masyarakat kita, mengolok-olok orang yang bermimpi besar dan ingin melepaskan diri dari keadaan yang biasa –karena ingin menjadi orang yang luar biasa- dipikirkan oleh kebanyakan orang. Ah, cuma kamu kok mau jadi orang besar, mana bisa! Halah, kamu kan Cuma orang miskin, berlagak mau jadi orang sukses! Dan cercaan lain-lainnya, yang membuat semangat dan mental kita semakin kendor. Dan semakin takut untuk bermimpi dan mewujudkan mimpi.
The power of dream. Kekuatan mimpi. Jangan pernah takut untuk bermimpi. Sudah bukan saatnya kita mendengarkan segala macam cemoohan dari orang yang bermental kecil. Sudah saatnya bagi kita untuk segera meraih segala mimpi-mimpi kita. Siapapun kamu atau apapun yang akan kamu lakukan, saat kau benar-benar menginginkan sesuatu maka lakukanlah. Kunci yang pertama untuk mewujudkan mimpimu adalah kamu menjadi nahkoda dari bahtera nasibmu sendiri, kamu menjadi pilot dari pesawat kesuksesanmu sendiri, kamu menjadi sopir dari mobil takdirmu sendiri. Semua pilihan dan keputusan ada di tanganmu sendiri. Bukan di tangan orang lain, orang tua, sanak saudara, teman-teman ataupun yang lain. Berlarilah dari takdir Tuhan yang satu ke takdir Tuhan yang lain dengan takdirNya pula. Kalau kita sudah sadar tentang apa yang ingin kita wujudkan, mimpi apa yang berada dalam benak kita, kita siap untuk menjadi nahkoda, pilot, ataupun sopir dari kendaraan kita maka langkah yang kedua adalah berjuang. Berjuang hingga mimpi itu dapat terwujud. Inilah sumber motivasi yang amat luar biasa. Internal motivation, auto motivation, atau self motivation. Banyak istilah orang menyebutnya. Semangat yang timbul dari dalam diri kita sendiri. Sebuah semangat yang akan memberikan energy positif bagi kita untuk menempuh kehidupan dan mewujudkan mimpi. Tugas kita adalah berusaha sekeras mungkin, seoptimal mungkin –sampai titik darah penghabisan- untuk segala apa yang kita inginkan. Tentunya usaha juga disertai dengan doa yang kemudian setelah keduanya kita lakukan tugas kita hanya menyerahkan segala sesuatunya kepada Sang Pencipta alam ini. Dan yakinlah akan kekuasaanNya.
Begitulah wahai sahabat. Sudah saatnya kita bangun dan rajut kembali mimpi-mimpi kita. Dan sudah saatnya bagi kita untuk menjadi
“Sang Pemimpi”.

2 komentar:

  1. Blog kamu bagus...cantik apalagi isinya manfaat buangets....
    Maaf salam kenal....
    Kunjungi Aku juga lho....

    BalasHapus
  2. @Suparna
    Salam Kenal juga...
    Alhamdulillah klw bermanfaat...
    Saling menasehati aja y...OK!

    BalasHapus